Seorang calon penghuni surga tidak hanya dituntut untuk beribadah dengan benar sesuai tuntunan
Allah dan Rasulullah secara tertib dan tekun NAMUN juga harus dapat menghindarkan diri dari segala perbuatan dosa dan berbagai kemaksiatan. Dalam Hadist Shohih Muslim No. 91 – (1031) Kitabul Kusuf, Rasulullah s.a.w. mendeskripsikan 7 (tujuh) golongan yang kelak pada hari kiamat akan mendapatkan naungan dari Allah. Siapakah mereka? Apakah kita masuk dalam salah satu golongan itu?
Tujuh golongan manusia istimewa itu adalah:
- Imam yang adil,
- Remaja yang tumbuh sejak kecil terus beribadah kepada Allah,
- Laki-laki yang hatinya digantungkan pada masjid,
- Dua orang laki laki yang saling mencintai karena Allah, mereka berkumpul karna Allah dan berpisah juga karna Allah,
- Laki-laki yang didatangi perempuan terhormat yang cantik (mengajak berzina) namun ia menolak dan mengatakan aku takut kepada Allah,
- Laki-laki yang bersedekah sesuatu, memberikannya sehingga tangan kirinya tidak mengetahui apa-apa yang diinfakkan oleh tangan kanannnya,
- Laki-laki yang berzikir saat sepi dan meneteskan air mata (karena takut kepada Allah)
91
– (1031) حَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ، وَمُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى،
جَمِيعًا عَنْ يَحْيَى الْقَطَّانِ، قَالَ زُهَيْرٌ: حَدَّثَنَا يَحْيَى
بْنُ سَعِيدٍ، عَنْ عُبَيْدِ اللهِ، أَخْبَرَنِي خُبَيْبُ بْنُ عَبْدِ
الرَّحْمَنِ، عَنْ حَفْصِ بْنِ عَاصِمٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ
النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: ” سَبْعَةٌ
يُظِلُّهُمُ اللهُ فِي ظِلِّهِ يَوْمَ لَا ظِلَّ إِلَّا ظِلُّهُ:
الْإِمَامُ الْعَادِلُ، وَشَابٌّ نَشَأَ بِعِبَادَةِ اللهِ، وَرَجُلٌ
قَلْبُهُ مُعَلَّقٌ فِي الْمَسَاجِدِ، وَرَجُلَانِ تَحَابَّا فِي اللهِ
اجْتَمَعَا عَلَيْهِ وَتَفَرَّقَا عَلَيْهِ، وَرَجُلٌ دَعَتْهُ امْرَأَةٌ
ذَاتُ مَنْصِبٍ وَجَمَالٍ، فَقَالَ: إِنِّي أَخَافُ اللهَ، وَرَجُلٌ
تَصَدَّقَ بِصَدَقَةٍ فَأَخْفَاهَا حَتَّى لَا تَعْلَمَ يَمِينُهُ مَا
تُنْفِقُ شِمَالُهُ، وَرَجُلٌ ذَكَرَ اللهَ خَالِيًا، فَفَاضَتْ عَيْنَاهُ “رواه مسلم ج1
Rasulullah SAW bersabda,”Ada tujuh golongan yang Allah akan
menaungi (kelak di hari kiamat) dalam naunganNYA yang saat itu tidak ada
naungan kecuali naungan Allah, (1) imam yang adil, (2) dan remaja yang
tumbuh sejak kecil terus beribadah kepada Allah, (3) dan laki-laki yang
hatinya digantungkan pada masjid, (4) dan dua orang laki laki yang
saling mencintai karena Allah, mereka berkumpul karna Allah dan berpisah
juga karna Allah, (5) dan laki-laki yang didatangi perempuan terhormat
yang cantik (mengajak berzina) namun ia menolak dan mengatakan aku takut
kepada Allah, (6) dan laki-laki yang bersedekah sesuatu, memberikannya
sehingga tangan kirinya tidak mengetahui apa-apa yang diinfakkan oleh
tangan kanannnya, (7) dan laki-laki yang berzikir saat sepi dan
meneteskan air mata (karena takut kepada Allah)
Home
0 komentar:
Posting Komentar